AKM

AKM Tantangan ke -150 Gurusiana

SEROJA 48

AKM

MODERATOR : ASEP MOCH MAFTUH, S.SOS

HOST : JAELANI GINANJAR,S.Pd.

NARASUMBER : Dr Rahmawati ST, MEd

Perubahan paradigm 1 tidak mengukur individu siswa

Perubahan paradigm 2 Hasil belajar sekaligus proses input , bukan di mata pelajaran.

Bukan saja leterasi membaca namun sudah ke numerasi.

Dengan literasi membaca maka ada Literasi numerik. Dengan literasi membaca menguntungkan pihak guru IPA.

Hasil AKM dilaporkan persatuan pendidikan

Berapa persen siswa yang masuk

1. Kategori intervensi khusus

2. Kategori dasar

3. Kategori cakap

4. Kategori mahir

Pemanfaatannya dari hasil AKM melalui lintas mata pelajaran.

Saat ini assessment dijadikan sebagai penilaian untuk para sekolah-sekolah yang ada dan hasil belajar sekaligus proses input beralih bukan di mata pelajaran tetapi di dalam literasi literasi yang harus dimiliki oleh para siswa dan literasi yang lainnya bukan hanya literasi dasar seperti membaca dan menulis namun literasi dasar membaca dan menulis sangat diperlukan karena literasi membaca dan menulis itu merupakan literasi dasar dan kemampuan awal yang harus dimiliki oleh siswa dan pertanyaan sudah di level harus pada tinggi biasanya assessment dilakukan untuk literasi

Membaca saja namun Kali ini harus ada literasi lainnya pada level yang lebih tinggi yaitu literasi dasar literasi numerik literasi digital migrasi tersebut perlakuan terhadap pengaruh air ada yang berkali-kali ada yang lebih dari satu kali tidak boleh secara atau aku lagi tanamannya ditukar dengan yang lainnya

sehingga untuk siswa pemahaman assessment soal-soal yang diberikan adalah berupa jadi soal-soal tersebut harus memiliki level yang sangat tinggi dan cenderung ke refleksi refleksi dan analisis hasil Yang dilaporkan per satuan pendidikan memang berapa persen siswa yang sudah masuk kategori berapa persen siswa yang masuk kategori dasar berapa persen siswa yang masuk kategori cakap dan berapa persen siswa yang masuk kategori Mahir hal ini setiap Siswa memiliki perbedaan jadi akan saat ini bukan hanya sebatas a k m yang harus dilaporkan saja walaupun pada tahun 2020

 

AKM ini tidak dijadikan sebagai sarana atau landasan untuk penilaian dan dilaporkan ke Kemendikbud namun pada tahun 2021 sampai dengan 2022

Kemdikbud akan menilai secara langsung kinerja sekolah berdasarkan a k m

 

Bagaimana terjadi peningkatan Nya sehingga pada tahun 2020 ini hanya dijadikan sebagai pemetaan jadi proses akan Mini meliputi proses yang berkaitan dengan kemampuan siswa baik dari literasi dasar literasi numerik literasi digital dan literasi yang lainnya yang lebih tinggi daripada literasi dasar

Sumber : https://www.gurusiana.id/read/httpsyuliatimulyanagurusianaid/article/akm-tantangan-ke-150-gurusiana-834552

Kemenag dan Skilvul Buka Beasiswa Pelatihan Koding bagi Madrasah

Kemenag dan Skilvul Buka Beasiswa Pelatihan Koding bagi Madrasah, Ini Cara Daftarnya

Jakarta (Kemenag) — Kementerian Agama dan Skilvul menjalin sinergi, berikan beasiswa pelatihan koding bagi guru dan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Kerjasama ini dikemas dalam program #MadrasahBisaNgoding

“Sebagai upaya meningkatkan kompetensi serta literasi digital, Kemenag gandeng Skilvul untuk beri pelatihan gratis kepada guru dan siswa madrasah,” terang Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah di Jakarta, Rabu (9/11/2022).

Menurutnya, transformasi digital yang menjadi salah satu program prioritas Menag Yaqut Cholil Qoumas, harus disiapkan sampai level madrasah. Selain pendidikan agama, madrasah dituntut mampu memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan siswa sesuai perkembangan zamannya.

Program ini, lanjut Isom, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital yang akan memampukan para siswa untuk menjawab kebutuhan industri saat ini. “Koding bisa menjadi salah satu ruang pengembangan guru dan siswa yang mempunyai minat dan bakat di bidang teknologi informasi,” ujarnya.

“Bagi guru, koding juga diharapkan bisa meningkatkan inovasi dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran,” sambungnya.

Isom menambahkan, untuk tahap pertama, ada 4.000 kuota gratis yang akan diberikan kepada siswa-siswi madrasah. Mereka akan mengikuti Basic Web Development Course secara intensif selama 1 bulan. Program ini juga memberikan pelatihan kepada 1.250 guru MTs dan MA.

“Selama pelatihan, para peserta akan dibimbing oleh mentor yang sudah berpengalaman di bidangnya, serta akan mendapatkan sertifikasi,” jelas Isom.

Pendaftaran program #MadrasahBisaNgoding dibuka mulai 10 November sampai 31 Desember 2022. Sedang proses pelatihannya akan berlangsung dari 6 – 20 Januari 2023. Untuk info pendaftaran selengkapnya, sila klik Daftar Madrasah Bisa Ngoding.

“Melalui program #MadrasahBisaNgoding ini, diharapkan para siswa-siswi dan guru Madrasah bisa menciptakan sebuah solusi digital untuk mengatasi permasalahan yang ada di sekitarnya; terutama di lingkungan Madrasah sendiri,” harapnya.

Chief of Business Skilvul William Hendrajaja mengatakan, belajar koding mempunyai banyak manfaat. Bukan hanya untuk nantinya bisa jadi programmer, belajar koding juga bisa  memampukan guru dan siswa untuk memiliki keterampilan abad 21. Misalnya, problem solving, kemampuan berpikir logis dan kritis, kreativitas, dan lainnya.

“Soft skill ini malah menjadi penting untuk kita miliki agar dapat beradaptasi di era transformasi digital seperti sekarang ini,” tandasnya.

William Hendrajaja menambahkan, Skilvul adalah sebuah platform pendidikan teknologi yang menyediakan konten pelajaran digital skills dengan metode “blended-learning” dalam bentuk online maupun offline. “Visi kami adalah untuk menghasilkan sejuta digital talent untuk Indonesia melalui pendidikan vokasi digital. Dengan proses pembelajaran yang menarik dan efektif, siapapun dapat belajar digital skills, mendapatkan sertifikasi, dan tentunya siap kerja!,” tandasnya.